Ada hal mengusik, selama saya tinggal di kawasan ibu kota ini... Maklum saya kan orang baru, dan belum paham bener dengan istilah-istilah sini.
Puncaknya ya kemarin ini (setelah libur lebaran).
Saat nunggu teman di kantor SCTV untuk unjung-unjung, basa-basi saya ditanya oleh salah satu kru-nya,"Nggak pulang ke Jawa mas..."
Saya sih tahu, maksud pertanyaan tadi pasti menanyakan, apakah kemarin mudik atau enggak...
Pertanyaan atau istilah Pulang ke Jawa seperti ini sih, sudah sering saya dengar, bahkan saat di Surabaya dulu...
Cuman kalau di Surabaya, yang bertanya adalah teman-teman sendiri dengan nada ledekan ... "Pulang ke Jawa lagi Mas...?" Jawabku juga sekenanya, "Iya kemarin kemarin dari Sumatra!".("Mak mu camping", makiku).
Nah yang kaya ginian ini, bikin mikir juga akhirnya.
Apakah Jakarta ini sudah memisahkan diri dengan Jawa ..., padahal di peta mudik kemarin, jalanan dari Tol Cawang, Cikampek, Kanci, Semarang, ya tetap gandeng...
Mungkin kalau dibalik gimana..., maksudku kalau pertanyaan serupa juga disampaikan di Surabaya kepada orang Jakarta yang dinggal di sana...
Apakah teman-teman dari Jakarta yang tinggal di Surabaya itu juga akan merasa bingung? "Bang, kagak pulang ke Jawe". Padahal, maksudku, dia mudik ke Jakarta apa enggak? (Eh Jakarta udik enggak sih?)
Mungkin pertanyaan tadi, pengertiannya akan jadi lain kalau diubah ..."Nggak Pulang ke Jawa Tengah/Jawa Timur Mas ...?" ... Nah saya kan bisa jawab ...:"Enggak, saya pulang ke Jawa Barat".
Pertanyaan saya, kenapa sih kok bisa begitu...
Mungkin, Jawa di sini punya penegertian kesukuan...
Tapi ini bisa dimentahkan sih, sebab kayanya gak ada orang dari Bandung ditanya, "Aa' gak pulang ke Sunda ?"
Gimana rekan-rekan, mungkin ada pencerahan (haesss, pake kata pencerahan...hehe.., maksudku pendapat lain..)
makasih